[hijausegar] Dekomposer Probiotik Pembenah Tanah Rabuka 100 ml
Rp 70.000
Dekomposer Probiotik Pembenah Tanah Rabuka 100 ml
Rabuka merupakan biang dekomposer, pembenah tanah dan probiotik untuk lahan pertanian.Sangat cocok untuk untuk lahan sawah atau lahan gambut atau lahan beririgasi. Bisa juga untuk lahan tegalan non irigasi dengan penambahan bahan organik.
Rabuka juga bisa untuk sumber mikroba dekomposer dalam pembuatan kompos.
Komposisi:
Azotobacter sp 4,19x 100 juta cfu (colony forming unit)/ml
Actinomycetes sp 4 x 10 juta cfu/ml
Azospirillum sp 2 x 1 juta cfu/ml
Streptomyces sp 6 x 10 juta cfu/ml
Aspergillus niger 1 x 100 ribu cfu/ml
Bacillus subtilis 2 x 10 juta cfu/ml
Trichoderma harzianum 1 x 100 ribu cfu/ml
Trichoderma koningii 1 x 100 ribu cfu/ml
Trichoderma viride 1 x 100 ribu cfu/ml
Trichoderma anisopliae 1 x 100 ribu cfu/ml
Aspergillus sp 1 x 100 ribu cfu/ml
Lactobacillus sp 1 x 1 juta cfu/ml
Pseudomonas sp 3 x 1 juta cfu/ml
Rhizobium sp 9,3 x 100 juta cfu/ml
N Fixing bacteria 8 x 1 miliar cfu/ml
Phospate Solubilizing Bacteria 2,3 x 1 juta cfu/ml
Cellulotic Bacteria 5,3 x 100 juta cfu/ml
Asam Humat: Bahan Pembawa dan pelengkap
Kontaminan Bakteri: Negatif
Manfaat
1. Mengembalikan konsorsium mikroba agar tanah sehat dan tanaman tumbuh subur.
2. Mengikat nitrogen dari udara dan tanah sehingga tersedia bagi akar tanaman.
3. Memecah unsur P, K dan kation atau anion lain dalam tanah yang terikat senyawa lain sehingga tersedia untuk akar tanaman.
4. Mengefektifkan penyerapan pupuk sehingga menghemat penggunaan pupuk sintetis.
5. Mempercepat dekomposisi bahan organik sehingga menyediakan C organik dan asam amino bagi tanaman.
6. Menekan penyakit tanaman di dalam tanah.
Cara Mengaktifkan dan Memperbanyak:
Sebelum digunakan sebaiknya DIAKTIFKAN dan DIPERBANYAK terlebih dahulu. Caranya:
1. Siapkan alat berupa:
a. Botol plastik bekas air minum besar kapasitas lebih 2 liter/jiriken 5 liter 1 buah
b. Kantong plastik kresek warna hitam
c. Tisu dan karet gelang
d. Aerator akuarium kecil
e. Sendok atau gelas takar.
2. Siapkan bahan berupa:
a. Rabuka (kocok dahulu sebelum dipakai)
b. Gula merah/molases
c. Nasi atau kentang matang yang telah diblender atau dihaluskan
d. Air cucian beras (leri)
e. Air bersih. Untuk air PDAM harus diendapkan dahulu minimal 24 jam.
3. Bahan-bahan di atas dibagi dalam perbandingan 1:1:1:2: 30. Misalnya 50 ml Rabuka: 50 ml/50 gram molases atau gula: 50 gram nasi atau kentang matang halus: 100 ml air leri: dan 1.500 ml air.
4. Masukkan semua bahan dalam botol atau jiriken. Aduk atau kocok hingga tercampur rata.
5. Masukkan selang aerator hingga menyentuh dasar melalui mulut botol/jiriken. Selanjutnya tutup mulut botol dengan tisu 2 lapis yang diikat karet.
6. Bungkus botol/jiriken dengan plastik hitam agar tidak terkena cahaya. Nyalakan aerator, simpan di tempat teduh dan tunggu hingga 3-4 hari atau lebih.
7. Setelah 3-4 hari, campuran itu bisa dipakai dengan pengenceran. Misalnya 10 -20 ml per liter air.
8. Jangan matikan aerator sebelum campuran itu habis terpakai.
9. Bila sudah habis, bisa membuat lagi dengan tahapan yang sama dari awal.
Cara Penggunaan
Tanaman Padi
1. Encerkan campuran dengan air dosis 10-20 ml per liter air. Misalnya satu tangki semprot 16 liter diisi 160 ml campuran.
2. Untuk tanaman padi, semprotkan sebelum pindah tanam pada lahan yang sudah digenangi air. Sebaiknya aplikasikan sore hari.
3. Ulangi penyemprotan sekali lagi setelah padi pindah tanam.
Tanaman Hortikultura
1. Encerkan campuran dengan air dosis 10-20 ml per liter air.
2. Semprot sampai basah atau kocor pada lubang tanam sebelum penanaman.
3. Sebaiknya aplikasikan sore hari
Pembuatan Kompos
1. Encerkan campuran dengan air dosis 10-20 ml per liter air.
2. Semprot, siram tipis atau percikkan ke tiap lapisan bahan organik.
3. Ulangi pada tiap lapisan hingga bahan kompos sudah masuk semua dalam lubang kompos.
** PERINGATAN
1. Jangan dicampur insektisida, fungisida (racun jamur) atau bakterisida (racun bakteri).
2. Jangan menyemprot fungisida atau bakterisida ke permukaan tanah hingga dua minggu setelah aplikasi terakhir.
3. Boleh dicampur dengan pupuk dasar (sintetis maupun organik) saat pengocoran atau penyemprotan.
Jangan ragu menghubungi kami melalui tombol Chat
![[hijausegar] Dekomposer Probiotik Pembenah Tanah Rabuka 100 ml](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJBOQulPH8Qi7vuoFwiRxHZttkAPdiupqWWwbLleHIgSKTAaT0r19RAmxBqTK_k5HxR3VwilzC4FLJPSvs6RG_dpfocfn4MTEMT-xOhX1-1b0r-PTF-sKZEby4AGoyNFYGYKEt3TFw8rNm2ytEKgRjxFEpOxV_QX9Wpka5WuIVjIcPQ5wXkDV740ckkDU/s500/rabuka112-(3)2.jpg)
![[hijausegar] Dekomposer Probiotik Pembenah Tanah Rabuka 100 ml](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyYsxvatPSGLcC1zFmk8RTVou3vSRMoVuCgX8mHIp2mfQSvuG4ay5Vvmkg6RU8U-tNClypLJz_Qk1JmKO3lj4E-RRWSsm8rGuym73yApwJYOtcFvhgYUjCVNKGdpgF4mvB-1IpJzYt6-2hky9VNeiLV8HwypktoGCJOiOAw_jalvokJJPHqAROaFqgnhA/s500/rabuka112-(7)1.jpg)
![[hijausegar] Dekomposer Probiotik Pembenah Tanah Rabuka 100 ml](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3Ea4xbn4YtavPmCyYv3CdjeHKtN4KKesucYPgniM52l6aoXbHnb0zN3sskmiyyE9G7ZnaggNRkq-KfjmujtNnxBDwBSZwg5wyJgZbKY69s9jMOhhPKwFOI1yXGpdOzoLt5cPzcQWvSu_5mUYfzwDFrn0Fi-LX1TM5xeiLIWNG7sg7l5npHu7U0MXJ9So/s500/rabuka12-3.jpg)
